Showing posts with label Renungan hidup. Show all posts
Showing posts with label Renungan hidup. Show all posts

Monday, 2 August 2010

Muhasabah


Sepi, kosong, hampa, terpuruk, hitam, kelam…
Mencoba untuk berdiri walau beberapa kali terjatuh. Rintangan yang tak kunjung berakhir, namun Anda dituntut untuk tetap tegar, kuat, ikhlas dan tetap tawakal menerima dan menjalani semua itu. Ketika Anda jatuh pada lubang yang sama untuk yang kedua kalinya, sesungguhnya Anda merupakan orang yang merugi. Mengapa demikian? Anda tidak dapat mengambil hikmah dari kejadian pertama yang menimpa Anda. Ujian hidup yang Anda lalui tak lain adalah jalan Anda yang disediakan oleh Allah untuk mencapai tujuan hidup Anda. Ketika kenyataan tak sesuai dengan harapan, Jangan takut, Allah akan selalu berada dengan orang-orang yang sabar, dan akan selalu menjawab semua do’a hamba-Nya yang meminta hanya kepada-Nya. Meskipun terkadang jawabannya adalah “TIDAK”. Kadang kita lebih sibuk menyalahkan waktu, keadaan, bahkan merasa bahwa Allah tidak adil terhadap Anda, namun percayalah bahwasanya Allah sedang menunjukkan jalan kebenaran kepada Anda, Allah tidak ingin membiarkan Anda melewati jalan yang salah. Ingatlah bahwa Dia lebih tahu apa yang Anda butuhkan, bukan apa yang Anda inginkan. Dia-lah Maha Mengetahui segala yang di langit dan di bumi. Tanamkan dalam diri bahwa setiap masalah yang bisa kita lewati dengan penuh kesabaran, ketenangan dan kebesaran hati akan menaikkan derajat Anda di hadapan Allah. Dan masalah-masalah itulah yang membuat Anda menjadi lebih dewasa dan lebih bijak dalam menjalani kehidupan.
Bersabarlah…!
Maka Anda akan takjub mendapati diri Anda dapat melewati hidup ini dengan penuh ketenangan batin. Serahkan segalanya kepada Maha Pemberi Masalah. Allah memberikan soal lengkap dengan jawabannya, maka setiap persoalan hidup pun ada jalan keluarnya. Hidup ini bagai roda yang berputar, adakalanya Anda berada di bawah, namun kemungkinan besar pula Anda akan berada di atas. Semakin pekat hitamnya malam, itu artinya akan semakin cepat menuju fajar! Kegelapan itu akan lebih cepat sirna, dan fajar akan dating menyambut Anda dengan ceria. Islam sangat membeci keputusasaan, tetaplah berusaha, tetaplah semangat! Selalu ingat orang-orang yang sangat menyayangi dan mencintai Anda agar Anda dapat lebih termotivasi dan melangkah lebih yakin. Banyak orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. Sooo… Don’t give up! You have to face the life.

Wednesday, 2 June 2010

Renungan Bagaimana Menjalani Hidup

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan. (QS Ar-Rahman)

RENUNGAN BAGAIMANA MENJALANI HIDUP
Setelah membaca dan merenungkan ayat-ayat berikut, semoga kita semakin semangat dalam menjalani setiap episode kehidupan yang dipersembahkan-Nya dengan segala cinta.

KENAPA AKU DIUJI?
Surat Al-ankabut : 2- 3
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

KENAPA AKU TIDAK MENDAPAT YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Surat Al-Baqarah : 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
Surat Al-Baqarah : 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

RASA FRUSTASI?
Surat Al-Imran : 139
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
Surat Al-Imran : 200
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu, dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Surat Al-Baqarah : 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.

APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
Surat At-Taubah : 111
Sesungguhnya Allah sudah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
Surat At-Taubah : 129
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Allah selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakal.

AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!
Surat Yusuf : 87
Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.

SUBHANALLAH…
Mari kita berbenah dan terus berbenah.. Untuk mempersembahkan yang terbaik dalam masa hidup kita. Dengan torehan kemuliaan dan semangat pantang menyerah.. Dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun. Selama ALLAH SWT menjadi “..just THE ONE goal..” Insya Allah kita akan “bahagia” sebagaimana do’a yang sering kita lantunkan.. Bahagia di dunia, bahagia di akhirat..

KASIH SAYANG ALLAH
Ketika kita muda, betapa Ibunda ingin memeluk kita, tapi kita mengunci kamar kita..
Ketika sebagian dari kita lulus SMA, Ibu menangis terharu, tapi kita malah berpesta dengan teman-teman kita..
Ketika mereka membayar uang kuliah dan mengantar kita kuliah pertama, tapi kita malah minta diturunkan di gerbang kampus karena malu sama teman-teman..
Ketika mereka membantu biaya pernikahan, tapi kita malah menjauh pindah beratus kilometer darinya..
Ketika dia memberi nasehat cara merawat bayi, tapi kita berkomentar “Maaf Bu, jaman sudah berubah..”
Ketika mereka memendam rindu ingin bertemu kita, tapi apa jawaban kita? “Maaf Bu, saya sedang sibuk sekali.”
Ketika di usia mereka lanjut dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan kita, sebagai gantinya malah kita baca pengaruh negatif orang tua yang menumpang di rumah cucu-cucunya.
Sehingga ketika sebagian orangtua kita Engkau Pangil, baru terasa seperti sebuah palu godam yang meremukan hati kita, ternyata kita belum melakukan apapun untuk kedua orangtua kita.